Seminar Edukasi Pasar Modal IIM Surakarta: Dari Uang Jajan ke Cuan, Belajar Investasi untuk Mahasiswa

Surakarta, 27 April 2026 – Kelompok Studi Pasar Modal (KSPM) Institut Islam Mamba’ul Ulum (IIM) Surakarta bekerja sama dengan Bursa Efek Indonesia (BEI), KPEI, KSEI, SIPF, dan Phintraco Sekuritas menyelenggarakan Seminar Edukasi Pasar Modal bertajuk “Dari Uang Jajan ke Cuan: Belajar Pasar Modal untuk Mahasiswa”. Kegiatan yang berlangsung di Gedung Dakwah Stikesmus Mojosongo ini diikuti oleh mahasiswa dari berbagai program studi dengan tujuan meningkatkan literasi keuangan dan investasi di kalangan generasi muda.
Acara dibuka dengan sambutan dari Dr. Isfihani, selaku Dekan Fakultas Syariah dan Ekonomi Islam IIM Surakarta. Dalam sambutannya, beliau menyampaikan bahwa mahasiswa perlu memiliki kemampuan yang tidak hanya kuat dalam bidang akademik, tetapi juga memahami pengelolaan keuangan dan investasi sebagai bekal menghadapi tantangan ekonomi di masa depan.
“Mahasiswa harus mampu menjadi generasi yang cerdas secara intelektual sekaligus cerdas secara finansial. Literasi pasar modal merupakan salah satu keterampilan penting yang perlu dimiliki agar mampu mengambil keputusan keuangan yang tepat dan produktif. Kami berharap kegiatan ini dapat membuka wawasan mahasiswa tentang pentingnya investasi yang legal, aman, dan bermanfaat bagi masa depan,” ungkap Dr. Isfihani.
Sambutan berikutnya disampaikan oleh Izzun Khoirun Nissa, M.E.K., selaku Direktur Galeri Investasi IIM Surakarta. Beliau menegaskan bahwa Galeri Investasi hadir sebagai sarana edukasi dan praktik bagi mahasiswa untuk mengenal dunia pasar modal secara langsung.
“Tema ‘Dari Uang Jajan ke Cuan’ menunjukkan bahwa investasi tidak harus dimulai dengan modal besar. Mahasiswa dapat mulai berinvestasi dari nominal yang terjangkau dengan tetap mengedepankan pengetahuan dan kehati-hatian. Melalui Galeri Investasi IIM Surakarta, kami berkomitmen untuk terus memberikan edukasi dan pendampingan kepada mahasiswa agar menjadi investor muda yang cerdas dan berintegritas,” jelasnya.
Seminar menghadirkan dua narasumber yang berkompeten di bidang pasar modal, yaitu Kartika Nugroho, Executive Trainer Phintraco Sekuritas Solo, dan Ari Seta Kurniawan, Deputi Kepala Wilayah Bursa Efek Indonesia Jawa Tengah 2 dan Madiun Raya. Keduanya memberikan pemaparan mengenai dasar-dasar investasi, mekanisme pasar modal, peluang investasi bagi mahasiswa, serta strategi membangun kebiasaan investasi sejak usia muda.
Dalam sesi materi, peserta mendapatkan pemahaman mengenai pentingnya perencanaan keuangan, manfaat investasi jangka panjang, cara membuka rekening efek, hingga berbagai tips menghindari investasi ilegal. Para narasumber juga menekankan bahwa perkembangan teknologi saat ini telah mempermudah akses masyarakat, termasuk mahasiswa, untuk berinvestasi secara aman dan terjangkau.
Antusiasme peserta terlihat dari banyaknya pertanyaan yang diajukan pada sesi diskusi. Berbagai isu terkait strategi investasi bagi pemula, pemilihan saham, reksa dana, serta prospek pasar modal Indonesia menjadi topik yang menarik perhatian peserta seminar.
Melalui kegiatan ini, Fakultas Syariah dan Ekonomi Islam serta Galeri Investasi IIM Surakarta berharap mahasiswa semakin memahami pentingnya pengelolaan keuangan yang baik dan mampu memanfaatkan pasar modal sebagai sarana investasi yang produktif. Kegiatan ini juga menjadi bagian dari upaya kampus dalam mendukung peningkatan literasi dan inklusi keuangan di lingkungan perguruan tinggi.
Seminar ditutup dengan sesi foto bersama antara narasumber, panitia, dan peserta sebagai simbol komitmen bersama dalam membangun generasi muda yang melek investasi, berwawasan finansial, dan siap menghadapi tantangan ekonomi di masa depan.