
Wonogiri – Program Praktik Kerja Nyata (PKN) mahasiswa Institut Islam Mamba’ul ‘Ulum (IIM) Surakarta di Kecamatan Selogiri, Kabupaten Wonogiri, menjadi wadah sinergi antara mahasiswa dan masyarakat petani dalam meningkatkan kualitas pengolahan lahan pertanian. Kegiatan ini merupakan wujud pengabdian kepada masyarakat yang berorientasi pada pemberdayaan serta penguatan kapasitas petani melalui pendekatan partisipatif dan berkelanjutan.
Dalam pelaksanaannya, mahasiswa PKN bersama petani setempat terlibat langsung dalam berbagai aktivitas pengolahan lahan, mulai dari persiapan tanah, pengolahan media tanam, hingga penerapan teknik pertanian yang lebih efektif dan ramah lingkungan. Pendampingan tidak hanya menitikberatkan aspek teknis, tetapi juga meningkatkan kesadaran akan pentingnya pengelolaan lahan berkelanjutan guna menjaga produktivitas jangka panjang.
Dosen pembimbing, Drs. Arief Effendi, MH, menyampaikan bahwa pendampingan akademik diberikan agar setiap program kerja mahasiswa berbasis pada analisis kebutuhan masyarakat dan potensi wilayah. Sinergi antara mahasiswa, petani, dan perangkat desa diharapkan melahirkan model kolaborasi yang saling menguntungkan serta relevan dengan kondisi sosial-ekonomi masyarakat Selogiri.
Kegiatan ini juga menghadirkan narasumber Drs. Priyo Djatmiko dari PT. Agri Kencana Perkasa, yang terjun langsung ke lapangan bersama para petani. Kehadiran praktisi industri pertanian tersebut bertujuan memberikan penyuluhan mengenai pola tanam yang tepat, efektif, dan sesuai dengan karakteristik lahan setempat. Melalui pendampingan langsung, petani memperoleh pemahaman teknik pengolahan lahan dan pola tanam yang diharapkan mampu meningkatkan produktivitas serta hasil panen yang optimal.
Bagi mahasiswa, PKN ini menjadi sarana pembelajaran kontekstual untuk mengaplikasikan ilmu dari bangku perkuliahan ke praktik nyata. Interaksi langsung dengan petani memperkaya pemahaman tentang tantangan pertanian, kearifan lokal, serta pentingnya komunikasi dan kerja sama dalam pembangunan masyarakat.
Melalui PKN di Selogiri Wonogiri, diharapkan terbangun sinergi berkelanjutan antara perguruan tinggi dan masyarakat, khususnya di sektor pertanian.
Program ini tidak hanya meningkatkan kapasitas petani dalam pengolahan lahan, tetapi juga memperkuat peran perguruan tinggi dalam mendukung pembangunan desa yang mandiri dan berkelanjutan.
Artikel ini telah terbit wartabengawan.id